L: "Ada yang walau tak cinta asalkan dia baik. Ada yang walau dia buruk, asal dia cinta. Mana lebih baik?"
P: "Walau tak cinta, asal dia baik. Karena cinta nanti bisa tumbuh seiring berjalannya waktu"
L: "Cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu? Terus cinta yang sudah tumbuh lebih tinggi dari tingginya waktu, mau di apakan? Ditebang saja? Bukan cinta bisa mengubah yang buruk jadi baik? Sebab yang tidak buruk atau yang baik sekalipun, belum tentu cinta."
P: "Tapikan dengan orang baik, karena kebaikannya, lama-lama kita bisa cinta"
L: "Itu tidak lebih indah dari karna cinta, kau jadi yang terbaik daripada orang-orang baik"
P: " Lalu, bagaimana dengan yang buruk? Bukankah baik dan cinta harus selaras?"
L: "Ah, kamu itu maunya yang harus, harus, harus! Cinta itu baik, tetapi baik belum tentu cinta."
P: "Ah, susah ngomong sama kamu Pokoknya aku tetep pilih yang baik walau tak cinta daripada yang buruk asalkan cinta!"
L: "Hehehe... Ya terserah kamu. Kamu yang memilih. Baiknya sih, dipilih untuk memilih. Tapi itu menurut aku."
P: "Maksudmu?"
L: "Hahahhaa... Cinta kadang membingungkan. Itulah makanya kamu tanya maksudku apa."
P: "Walau tak cinta, asal dia baik. Karena cinta nanti bisa tumbuh seiring berjalannya waktu"
L: "Cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu? Terus cinta yang sudah tumbuh lebih tinggi dari tingginya waktu, mau di apakan? Ditebang saja? Bukan cinta bisa mengubah yang buruk jadi baik? Sebab yang tidak buruk atau yang baik sekalipun, belum tentu cinta."
P: "Tapikan dengan orang baik, karena kebaikannya, lama-lama kita bisa cinta"
L: "Itu tidak lebih indah dari karna cinta, kau jadi yang terbaik daripada orang-orang baik"
P: " Lalu, bagaimana dengan yang buruk? Bukankah baik dan cinta harus selaras?"
L: "Ah, kamu itu maunya yang harus, harus, harus! Cinta itu baik, tetapi baik belum tentu cinta."
P: "Ah, susah ngomong sama kamu Pokoknya aku tetep pilih yang baik walau tak cinta daripada yang buruk asalkan cinta!"
L: "Hehehe... Ya terserah kamu. Kamu yang memilih. Baiknya sih, dipilih untuk memilih. Tapi itu menurut aku."
P: "Maksudmu?"
L: "Hahahhaa... Cinta kadang membingungkan. Itulah makanya kamu tanya maksudku apa."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar